KEUANGAN PRIBADI DAN KEUANGAN
USAHA
Bagi para pengusaha yang baru membangun suatu usaha, memisahkan keuangan
pribadi dengan keuangan usaha sering diabaikan. Padahal itu adalah hal yang
sangat penting.
Berikut ini adalah tips sederhana untuk membuat keuangan usaha dan
keuangan pribadi menjadi sehat dan seimbang :
1
Pisahkan keuangan usaha dengan keuangan pribadi
2
Tentukan jumlah uang yang akan digunakan
3
Catat pengeluaran dan pemasukan dengan rapi
4
Kurangi resiko dengan cara menghindari hutang
5
Gaji diri sendiri.
Memisahkan uang usaha dan pribadi artinya bukan berarti kita tidak boleh
menggunakan hasil usaha untuk kepentingan pribadi. Akan tetapi, yang harus
diatur adalah berapa yang boleh diambil untuk memenuhi kebutuhan pribadi,
berapa yang seharusnya tetap disimpan sebagai modal berputar atau pengembangan
usahadan berapa untuk membayar cicilan hutang. Bagaimana caranya ?
1 Melakukan
Pencatatan
Lakukan pencatatan dengan rapi setiap
transaksi setiap harinya. Periksa kembali catatan anda setiap minggu untuk
menghitung berapa uang yang digunakan untuk memproduksi barang, berapa uang
yang didapat dari hasil penjualan, dan berapa keuntungan setiap hari dan
minggunya, sehingga dapat diketahui keuntungan yang diperoleh dalam sebulan.
2 Alokasi
Dana
Dari keuntungan yang diperoleh,
bagilah dalam beberapa pos sesuai dengan kebutuhan. Misalnya:
a
2,5% untuk zakat
b
10% untuk ditabung
c
50% untuk belanja keluarga dan pribadi
d
25% untuk membayar cicilan hutang
e
12,5% untuk tabungan usaha/ pengembangan usaha
3 Memisahkan
Uang Usaha dan Uang Pribadi
Uang usaha dianggap sebagai uang
pribadi karena usaha 100% milik sendiri. Berdasarkan anggapan tersebut,
pengaturan keuangan untuk kepentingan pribadi dan kepentingan usaha pun
disatukan oleh pengusaha. Hal ini akan berdampak buruk terhadap perkembangan
usaha dan keuangan pribadi. Untuk langkah ini ada baiknya pengusaha
mempersiapkan lebih dari satu rekening bank/celengan.
4 Memisahkan
Uang Usaha dan Uang Pribadi
Bukalah rekening di bank khusus untuk
usaha yang dijalankan. Pastikan setiap transaksi jual beli kegiatan usaha
menggunakan rekening ini. Buka juga rekening bank khusus untuk kebutuhan
pribadi. Dengan demikian pemisahan keuangan akan lebih mudah. Tentunya harus
disiplin dan tidak tergoda untuk menggunakan uang usaha dalam keadaan apapun.
MENGELOLA KEUANGAN USAHA
Dalam menjalankan usaha, pengelolaan keuangan menjadi hal utama yang
harus diperhatikan. Pengelolaan keuangan yang baik, akan membuat usaha berjalan
dengan baik. Sebaliknya, pengelolaan keuangan yang buruk akan memperburuk
perkembangan usaha, bahkan bisa berdampak pada kehidupan pribadi. Sebagai
pengusaha pemula, pengelolaan keuangan menjadi tantangan tersendiri.
Pengelolaan keuangan adalah cara mengelola keuangan yang ada di dalam
usaha. Keuangan yang dimaksud disini meliputi uang masuk (modal, penjualan, dan
lain-lain) dan uang keluar (pembelian alat, bahan baku, hutang, dll).
Pengaturan keuangan dapat dilakukan salah satunya dengan pencatatan keuangan.
Pencatatan dilakukan agar pengusaha dapat mengontrol pengeluaran dan apakah
pengeluaran yang dilakukan memang dibutuhkan atau tidak.
Sumber : Japri Modul 2017

0 Komentar